• Jam Buka Toko: 08.00 s/d 20.00
  • Status Order
  • Tlp: 085216854505
  • SMS/WA: 085216854505
  • Line : @hdm5236e
  • BBM : 5CC9E2E7
  • imamsetiyo24@yahoo.com
  • Layanan Online:
Terpopuler:

Umat Islam Berjaya bukan dengan Gaya

27 November 2016 - Kategori Blog

kejayaan-islam

Berjayanya umat ini bukan dengan gaya-gayaan…

mengikuti gaya kaum kuffar yang menyimpang…

jauh dari yang telah Rasulullah shallahu ‘alahi wa sallam contohkan…

melangkah tak jelas arah dan tujuan…

simaklah sejenak wejangan dari orang pilihan..

“Jika kalian berjual beli dengan cara ‘inah, memegangi ekor-ekor sapi [sibuk berternak, pent], dan menyenangi pertanian dan meninggalkan jihad, niscaya Allah akan menimpakan pada kalian kehinaan, tidak akan mencabutnya dari kalian sampai kalian kembali kepada agama kalian”. (HR. Abu Dawud, dihasankan oleh syaikh Al-Albani dalam Al-silsilah Ash-shahihah)

Bukankah telah kita baca, dan kita renungkan?

betapa kehinaan akan menghinggapi setiap persendian…

Jika jihad telah ditinggalkan…

tak hanya jihad di medan perang…

menunutut ilmupun itu merupakan bagian…

hal itu yang menjadikan kita buta akan kebaikan dan keburukan?

mana keindahan dan kenistaan?

Mana tuntunan dan mana hasutan?

 

Mungkinkan kita akan terus mengekor orang-orang yang tak yakin akan hari pembalasan?

yang semua kita akan berdiri di hadapan-Nya sendirian?

 

Lihat pula kisah para pemuda belia di zaman keemasan Islam…

“Ketika Perang Badar aku berada di tengah barisan. Tiba-tiba saja dari sisi kanan dan kiriku muncul dua orang pemuda yang masih sangat belia sekali.. Aku berharap seandainya saat itu aku berada di antara tulang-tulang rusuk mereka [untuk melindungi mereka, pent]. Salah seorang dari merekamengedipkan mata kepadaku dan berkata, ‘Paman, tunjukkan kepadaku mana Abu Jahal.’ Kukatakan kepadanya, ‘Anakku, apa yang akan kau perbuat dengannya?’

Pemuda itu kembali berkata, ‘Aku mendengar bahwa ia telah mencela Rasulullah. Aku pun bersumpah kepada Allah seandainya aku melihatnya niscaya aku akan membunuhnya atau aku yang akan mati di tangannya.’ Aku pun tercengang kaget dibuatnya. Lalu pemuda yang satunya lagi mengedipkan mata kepadaku dan mengatakan hal yang sama kepadaku. Seketika itu aku melihat Abu Jahal berjalan di tengah kerumunan orang. Aku berkata, ‘Tidakkah kalian lihat? Itulah orang yang kalian tanyakan tadi.’ Mereka pun saling berlomba mengayunkan pedangnya hingga keduanya berhasil membunuh Abu Jahal.” (HR. Bukhari no. 3141)

 

Tak cukupkan kau jadikan Rasulullah dan shahabatnya sebagai tuntunan?

uswah hasanah dan suri tauladan?

kau kemanakan kewibawaan?

kemuliaan dan ketinggian Islam…

yang menjadikan gentar para pengikut syaithan…

pengikut hawan nafsu dan para pelaku kemusyrikan…

 

Kembalilah lihat sejarah para shalaful ummah…

cermati dan ikutilah…

bersegera mengikuti Sunnah…

jangan cangguh dan lemah…

karena itulah jalan menuju jannah…

 

Instagram: @Imam.elBanyumasy

, , ,

There are no comments yet, add one below.

Berikan Komentar/Review Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Form yang wajib di isi ditandai *